Senin, 03 Juli 2017

Komplain Setelah Recording

Bismillahirohmanirrohim. Selamat berhari raya idul fitri, mohon ma'af lahir bathin apabila penulis dalam tulisannya ada sesuatu yang salah. Saat lebaran Vidia Music Studio biasa banyak mendapat job recording dari anak-anak band pelanggan studio vidia, maupun dari wilayah lain yang ingin mencoba atau baru recording di Vidia Music Studio.

Dalam kesempatan ini penulis ingin membahas tentang masalah komplain (keluahan) hasil dari lagu mereka setelah direcording. Sebenarnya jarang sih...tapi terkadang ada...dan sekarang kebetulan terjadi. Apa itu..?

  1. Komplain suara gitar solo atau melody yang terlalu cempreng. Sebelum taking gitar atau melody atau bass........intinya suara alat musik bertangga nada harus disetel dahulu, jangan asal ya sudah, sudah nyetel (padahal belum pakai tuner) hanya pakai rasa sesaat itu aja. Akhirnya apa ini di akhir lagu setelah lagu tersebut jadi dan saat itu telinga sudah normal betul (feeling) eh ternyata ada setelan gitar yang kurang pas atau fals. Resikonya ya..jika yang fals sedikit tapi bisa di geser pakai pith wrap yang ada di aplikasi, tapi jika full fals, nah ini harus diulang taking tentunya. Buang waktu lagi.......sebenarnya jika sudah buang waktu sebenarnya resiko yang diterima vidia musik adalah biaya "stroom listrik" mahal sekarang. Harusnya pelanggan ngerti, terimakasih kepada pelanggan yang pengertian tapi jika tidak vidia musik akan menghindar untuk menerima recording kembali.
  2. Skill bermusik yang masih pas pasan. Sebetulnya skill musik yang maish pas-pasan juga bisa recording sih, asal saat taking harus tenang...jangan grogi atau khawatis ga enak.......akhirnya ya ga enak benaran dah. Musik itu untuk dinikmati maka memainkannya juga harus dengan rasa dan dinikmati juga..bukan asal cepat pengen segera selesai. Jika cape....istirahatlah, terus disambung mulai lagi.
  3. Efek gitar eksternal dan internal. Untuk hasil recording yang halus biasanya vidia musik lebih cenderung menggunakan efek gitar yang dari komputer atau menggunakan vst. Tapi jika pelanggan menginginkan pakai eksternal ya melayani juga sih...cuma tadi setingannya harus pas betul, karena efek eksternal cenderung cempreng atau trable. Ini bisa dicek dengan detection error untuk suara dari efek eksternal tinggi sedangkan pada vst detection error zero (ga ada).
  4. Hasil mastering lebih jelas dan jernih sehingga kesalahan sedikit pun akan tampak jelas. Mengapa? Karena lagu yang sudah dimastering adalah lagu yang sudah siap dikonsumi melalui pendengaran sama halnya dengan masakan enak ga enaknya jika sudah disajaikan. Sekali lagi lagu yang sudah dimastering adalah lagu yang sudah siap dikonsumsi enak tidak enaknya akan terasa via pendengaran, tidak hanya pendengaran satu orang saja tapi pendengaran normal secara umum. Artinya apa? Pemain musik harus bisa seminimal mungkin mengurangi tingkat kesalahan syukur-syukur sempurna. Tapi ada ya bilang.....sudahlah karena kemampuannya baru segini, Kalau memang begitu ya apa boleh buat...selesailah.
Lalu bagaimana cara menanggulanginya agar tidak terjadi hal-hal seperti di atas.
  1. Pastikan semua alat bernada di tuner dulu, jika operator lupa tolong ingatkan.
  2. Pemanasan atau latihan dulu yang cukup menggunakan alat musik yang akan dipakai saat recording. Karena beda alat mungkin memerlukan waktu penyesuaian. Contoh model gitar berbeda-beda sehingga perlu penyesuaian juga terutama besar kecilnya atau panjang pendeknya tangkai gitar atau bass (daya cakup dan daya jangkau) dengan tangan si pemain. Begitu juga dengan pemain drum. Di Vidia Music Studio saat recording cenderung menggunakan drum elektrik yang tentu bentuknya lebih kecil dari drum akustik. Maka perlu penyesuaian yang cukup juga, jangan sampai suara yang dikeluarkan aneh dan tidak stabil. 
  3. Rilex atau santai saja. Jangan tegang ...itu intinya. Jika memainkan alunan melody tapi dengan rasa tegang maka hasilnya begitu didengar akan kaku...ga ada goyang kanan ga ada goyang kiri. 
  4. Saling menghargai antar teman pemain, jangan saling menyalahkan apa lagi sampai membuli. Karena resiko pemain jika sudah hilang konsentrasi taking berapakalipun hasilnya tidak maksimal.
  5. Syururi kemampuan yang ada dan jangan berhenti untuk terus belajar, karena ilmu itu seluas samudera ga kan ada habisnya untuk kita ambil, hanya terkadang kitanya saja yang terkadang sudah merasa pandai atau malas untuk belajar.
Bersambung...


Minggu, 19 Maret 2017

Wayang Jamaica - senandung nina bobo (reggae)

Sering latihan di studio musik tapi jika yang dibawakan hanya lagu-lagunya orang lain...gimana gitu. Ingin rasanya membuat sebuah lagu kemudian di aransemen dan begitu jadi direkam akan membawa kepuasan tersendiri, apalagi lagunya disenangi sama orang lain dan selalu diputar balik oleh teman-teman atau pencinta musik lainnya. Itulah yang tercetus di benak "Wayang Jamaica", tapi Alhamdulillah ada saudaranya dari kelompok band "Dmatrix" yang membuatkan lyrik lagu dan kemudian dinyanyikan oleh "Wayang Jamaica" di Studio Vidia Music dengan arransemen yang lagi ngetrend yaitu bergenre reggae. Sekedar apresiasi pembaca bisa menyimaknya.....videonya masih ala kadarnya, masih berupa photo, atau mungkin memberikan masukan atau komentarnya mangga....



Minggu, 14 Agustus 2016

Belajar Arr. dari Sample Vokal Youtuber

Bismillah. Suatu saat kita membuka-buka lagu yang ada di youtube dan mendapatkan sesuatu yang kita sukai dan ingin rasanya kita ikut main musik di dalamnya. Apalagi lagu yang diuploadnya suara vokalnya pas atau enak didengar alias tidak fals. Sebagaimana yang Vidia Music Studio baru coba, menjumpai lagu oleh "Justcall Rosse" :

1.  https://www.youtube.com/watch?v=fRyJ5Spoom4 (sumber cov. hidupku sepi tanpamu)
2. https://www.youtube.com/watch?v=Ao5Eo2Lx4U4 (summber cov. tetap dalam jiwa)

Nah di lagu tersebut, Vidia Music Studio mendownload mp3nya kemudian di oleh menggunakan Cubase 5 dan menambahkan beberapa track baru di dalamnya. Tarck yang Vidia Music tambahkan diantaranya: Drum, setring: viola dan violin, dan terakhir bass. Hasil dari penambahan tersebut bisa pembaca simak di

1.  https://app.box.com/s/2j7ivd83folc8vs9d6c47yxwsk2ftj2v (hasil cov. hidupku sepi tanpamu)
2. https://app.box.com/s/gavaob31udjosdee2nfubitqncm547z4 (hasil cov. tetap dalam jiwa)

Kelemahan dari arr. cara seperti ini adalah tempo tidak fix (tidak tetap) kadang naik kadang turun, bahkan mungkin di bagian-bagian tertentu ada yang janggal. Kelemahan ke dua yang sangat menonjol yaitu suara vokal yang begitu terkompres karena sumber audio dari awalnya hanya 94 -111 kbps.  Akan tetapi kesan dari belajar arr. ini adalah "Sesuatu yang sederhana jika kita poles sedemikian rupa akan membawa nuansa rasa yang berbeda".

Pada hasil arr. sederhana tersebut Vidia Music tidak merubah warna apapun pada vokal dan instrumen aslinya (vokal + gitar acoustik).
Selamat  belajar dan mengapresiasi "Learning by doing".

Jumat, 12 Februari 2016

3 Karya: Iseng, Serius, dan Komersial

Ada beberapa karya yang sering kita dengar atau apresiasi lewat bebarapa situs, soundcloud, youtube atau situs-situs lain yang memiliki fitur multimedia player. Termasuk pada blog "Vidia Music Studio" juga. Manakah karya yang bagus...? Karya yang menurut kita bagus belum tentu begitu diapresiasi oleh orang lain belum tentu bagus. Begitu juga karya yang menurut kita kurang bagus apa lagi...hehe. Mungkin pembaca juga punya karya musik yang tersimpan atau belum dipublikasikan, masuk kategori manakah? Apakah kalau karya kita tidak banyak yang suka atau tidak begitu populer kemudian kita berhenti berkarya. Tentu tidak bisa diputuskan begitu saja. Oleh  karena itu ada tiga kemungkinan orang meluangkan waktunya untuk berkarya musik;

  1.  Ngisi waktu luang ( iseng). Adakalanya kita banyak waktu yang terkadang kita bingung mau dari pada waktu diisi oleh hal-hal yang kurang bermanfaat atau terbuang begitu saja, ambil alat musik atau masuk studio pribadi kalau punya kemudian tuangkan ide lewat alunan nada atau melody, kemudian dikombinasikan dengan instrument lainnya lewat media audio recording atau yang kita kenal DAW (digital audio workstation) aplikasi khusus untuk arransir musik terus jadilah ide kita menjadi sebuah karya ...baik itu part demi part atau utuh tergantung mud kita saat itu dan waktu yang tersedia. Terkadang waktu kita banyak akan tetapi sudah terlalu lama duduk akhirnya mengurangi semangat (mud)..maka ditinggalah, kita melakukan kerjaan lain atau melupakannya dan biarkan karya tadi menjadi apa adanya. Jika dikemudian hari karya yang apa adanya dibuka kembali dan ada ide-ide baru untuk menyermpurnakannya maka karya kita menjadi tampak semakin kompleks. Tapi tetap saja sekompleks apapun hasil karya kita kalau itu maksud kita hanya untuk mengisi waktu luang dan sekedar menghibur diri dengan alunan musik yang kita mainkan tetaplah karya kita hanyalah sebuah karya hasil iseng. Merugikah ? Sia-siakah? Tidak,  tidak ada yang rugi dan bukan sia-sia. Simpan sajalah karya-karya itu suatu saat nanti jauh-jauh waktu kita putar karya-karya kita yang menumpuk hasil dari keisengan kita ada suatu rasa tersendiri yang mewakili rasa saat itu. Dan sebetulnya bukan rasa saja tetapi di dalamnya  juga mewakili skill atau kemampuan kita memainkan instrument waktu itu, kemampuan kita mengopratorkan aplikasi DAW dan kemudian akan mengalirlah rasa syukur dari dalam diri walaupun tak terucapkan....semua ini adalah karunia (karena tidak ada daya dan upaya dari waktu ke waktu kecuali atas kehendakNya...dan tidak ada sedikit pengetahuanpun yang kita dapatkan melainkan atas seijinNya....Allahu Akbar dan Alhamdulillah)
  2. Serius. Mungkin jauh-jauh hari kita sudah mempersiapkan ide-ide musik kita baik itu lyrik lagu, melody lagu, cord lagu, rytme lagu dan lain-lainnya. Datanglah kita ke studio rekaman dengan mengeluarkan biaya sekian, sekian. Seharian atau lebih jadilah ide kita menjadi sebuah karya yang utuh dan layak diperdengarkan kepada khalayak via radio atau media promosi lainnya. Apa yang kita dapatkan ? Tentu kita merasa bangga atau senang jika karya musik kita digemari atau diminati oleh masyarakat. Kemudian jika karya kita banyak dan jika dikeluarkan selalu diminati maka semakin dikenal saja lah group bandnya, nama personilnya. Lalu apa yang kita dapatkan dari semua itu? Sebatas kita dikenal dan digemari. Selama kita tidak mendapatkan job untuk tambil dengan bayaran sekian-sekian, berarti group band yang kita jalani hanya sebatas benih  yang baru menunjukkan eksistensinya atau keberadaannya kepada masyarakat. Alhamdulillah.
  3. Komersial. Suatu saat dari kumpulan karya-karya kita yang direkam menjadi sebuah karya utuh dengan jumlah yang banyak dan kita sudah melampaui proses yang ke-2 di atas yaitu proses karya Serius, dan eksistensi kita di masyarakat sudah di akui langkah terakhir yaitu komersial. Berapa pengorbanan kita yang dulu dikeluarkan saat membuat karya demi karya, saat promosi dan lain-lainnya harus mendapatkan keuntungan bukan saja rasa bangga tapi ukuran yang lebih riil yaitu berupa materi....karya kita harus bisa menghasilkan uang. Jika penggemar sudah banyak yang mencari karya kita di pasar, toko-toko....saatnya kita menggandakan karya kita lewat jasa yang menangani bidang ini untuk membantu memperjualkan di pasaran. Jangan lupa daftarkan dulu usaha yang kita jalani via deperindag untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Alhamdulillah.
Sekarang tinggal tanyakan pada diri-sendiri sudah sampai level manakah kita berkarya? Kalau "Vidia Music Stuio" sendiri masih level 1....hehe iseng...............tapi tetap akhirnya mah sama yaitu..Alhamdulillah.
Semoga Tuhan ridlho dengan apa yang kita jalani sehingga suatu saat akan membawa berkah...amiiiiin.
Hasil iseng belajar violin...my heart will go on (cover instrument)

Rabu, 30 September 2015

Berbagi pakai pola midi drum

Assalamu'alaikum. Untuk pemula pola midi drum ini sangat bermanfaat untuk  membuat musik dari berbagai aliran musik yang ada. Tentunya pola midi drum yang disajikan untuk selanjutnya bisa ditambah bisa dikurang sesuai dengan kebutuhan atau keserasian dengan musik yang pembaca buat. Ada tersedia ribuan pola midi drum. Hanya syarat utamanya pada komputer harus sudah terinstal vst drumnya bisa ezdrummer atau yang lainnya. Berikut ribuan pola midi drum/drum pack untuk berbagai genre musik, Download.
Cara penggunaan:

  1. Cara manual. Yaitu dengan cara mengimport file midinya ke track instrument (vst drum). Hanya cara ini kelemahannya sebelum diimport tidak bisa dipreview atau didengarkan dulu, jadi ini sepertinya lama alias tidak praktis.
  2. Cara otomatis drop and drag. Untuk menggunakan cara ini sebelumnya file midi drum yang sudah diekstrak pindahkan pada: Dokumen > Toontrack > EZdrummer > user midi. Itu untuk yang pakai Ezdrummer. Yang pakai vst drum lainnya kurang lebih seperti itu. Intinya tiap vst drum ada tempat penyimpanan file midinya. Sehingga begitu vst drum dibuka akan tampak seperti gambar di bawah ini:
         Saat diklik pada   "browser"  akan munculah kumpulan file midi ekstraknya. Nah disitu bisa langsung di preview tingal klik nanti bunyi sendiri seperti apa model ketukan drummnya, jika cocok atau tinggal drop and drug pada  channel track instrument vst drum (ma'af harus gimana menjelaskannya mungkin jika pakai tutorial video akan lebih cepat paham maksudnya, bisa cari sendiri di youtube).

Senin, 28 September 2015

Berbagi Pakai Midi Song

Assalamualaikum. Terimakasih kepada pengunjung atau pelanggan pembaca "Vidia Music Studio" kali ini vidia musik studio akan memberikan  kenangan bagi  pembaca yang hoby  berkaraoke ria atau bernyanyi dengan menggunakan media file midi song. File midi song ini bisa diputar via midi player (Anvil Studio) atau via organ atau keyboard yang suport dan bisa memutar file midi song (Yamaha, Casio, Roland, KN, Korg ). Atau jika tidak punya organnya file ini juga bisa digunakan untuk media pembelajaran. Caranya import pada DAW (digital audio workstation: Cubase, Nuendo, Protools, Cakwalk, FL ). Isi file 1.869 lagu, campuran mulai dari pop, rock, dangdut, kosidah, mandarin, barat, tarling, lagu anak dll. MUSICDAT. Untuk mengetahui isinya download dulu file musicdat  dari link tersebut  kemudian uraikan pakai winrar. Atau mungkin yang senang bermain organ secara manual via style bisa juga dicoba ratusan style-style berikut.STYLE.  Segitu aja, selamat berdendang ria, dan jangan lupa ikuti terus apdate an dan  perkembangan vidia music studio. Oh ya, jika pembaca ada unek-unek atau sesuatu hal yang perlu disampaikan atau ditanyakan bisa tulis saja pada kolom coment di bawah. Mohon maklumnya juga  untuk koment yang telah lampau sudah dihapus.
Sebelum download bisa ketahui dulu urutan lagunya, sebagaimana tertera dari deretan daftar lagu di bawah ini  (klik untuk memperbesar tampilan agar terbaca):



















Rabu, 04 Februari 2015

DTX drum to EZdrummer

Assalamu'alaikum. Alhamdulillah masih ada rasanya kemauan untuk  menulis apa yang sy tahu dan bisa walaupun sudah sekian lama blog vidia music tidak ter-update dengan tulisan baru. Kurang lebih hampir 5 bulan dikarenakan selain sibuk dengan kegiatan sehari-hari juga kurang lebih 1 bulan admin sempat sakit setelah itu 3 bulan berjalan Vidia Music meruntuhkan bangunan lama kemudian membangun ruang baru lagi untuk  'Home Recording". Ko lama sekali ..hehe..sekalian membuat dapur..ruang makan..toilet dan pagar  untuk keamanan dan kenyamanan pelanggan. Barangkali yang berlokasi di wilayah Indramayu, bisa mampir di "Vidia Music Studio" Jl. Druntenwetan no 5 Kec. Gabuswetan. Ada dua studio.

Studio 1  ukuran ruang 6 x 6 meter pasilitas drum acoustik, 5 backsound kontrol, utuk rytem, melody, bass dan 2 mic vokal dan keyboard yamaha.  Blower,  kipas angin dan sirkulasi udara. Umum direntalkan.

Studio 2  ukuran 3 x 3,5 meter pasilitas drum elektric Yamaha DTX  drum type 450, speaker kontrol flate samson, Umx midi controll (25 keys) dan Casio (61 keys), rytem guitar, melody, dan bass. Air Condition (AC). Direntalkan hanya untuk keperluan recording. Melayani recording saat hari libur nasional, libur sekolah atau hari minggu.


Judul tulisannya "DTX drum to EZdrummer" maksudnya barang kali pembaca yang sedang belajar recording memiliki drum elektrik merk apapun (dtx drum sekedar contoh) bisa dikoneksikan via usb ke komputer sebagai kontroll (pengganti keyboard controll) menggunakan vst drum (EZdrummer, BFD drum...atau yang lainnya).
Kelebihan-kelebihannya:
Pertama menggunakan drum elektrik sebagai  midi kontrol dalam memainkan drum, tentu hasilnya jauh lebih sempurna dibandingkan jika kita secara manual merangkai ketukan dengan mouse atau midi kontrol lainnya. Sangat terasa pada pola humanize  velocity dan dinamika (unsur power pada kuat dan  lemahnya ketukan). Karena musik yang indah menurut sy jika feel atau rasa dinamikanya terasa mengena. Jika dibuat terlalu urus dan  rata sekali malah kesannya kurang wajar akhirnya seperti suara mesin atau robot walaupun tidak dipungkiri ada genre tertentu yang memang harus dibuat seperti itu sebagai ciri khas (menggunakan beat box).

Kedua,  menggunakan drum elektrik sebagai midi kontroll drum to vst drum bisa sebagai media melatih bermain drum menggunakan metronom. Karena di situ pada dtx drum sudah dilengkapi metronom. Sedangkan kalau kita menggunakan drum acoustik kita harus punya metronom tersendiri.
 Ketiga, menggunakan drum elektrik bisa dibarengi bermain secara live dua atau lebih dengan instrumen lain dan direcord per track secara bersamaan.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka DAW Cubasenya
- Atur divice > vst conetcion
- Buat input audio yang kita butuhkan dan disesuaikan dengan soundcard yang kita pakai. Jika soundcard yang kita miliki ada 3 input berarti tiga-tiganya bisa kita gunakan. Klik input > add buss > pilih mono > isi L1 .............seperti itu lagi ........>isi R 1.........seperti itu lagi.......> isi L2
Jadikan L1 misalnya untuk  input audio gitar, R1 untuk input audio bass,  dan L2 untuk vokal
- Klik Project > add track > audio ......isi sumber inputnya mono L1.....track gitar
- Klik Project > add track > audio.....isi sumber inputnya mono R1.......track bass
- Klik Project > add track > audio ....isi sumber inputnya mono L2......track vokal
Selanjutnya:
- Klik project > add track > instrument ....isi midi inputnya DTX drum ....output EZdrummer
- Klik project > add track > intrument .....isi midi inputnya midi kontroll (2) ....output piano
Proses di atas artinya apa?
Artinya kita sudah siap bermain dan direcord secara bersamaan (5 track)  dengan hasil track yang terpisah, sehingga memudahkan proses mixing dan editing saat ada personil yang salah main saat taking bersamaan tadi.
Contoh iseng dari proses di atas bisa diapresiasi  lewat lagu dibawah ini;

D'MATRIX - percayalah (original)
Boulevard cov. Dunbird
Instrument - cibulan cov. H. Dariah
Randam - kisah sedih di hari minggu  cov. Koesplus
Street flower - republik idiot (original)
Randam - pantang mundur (cov. Titiek Puspa) ver Angklung

Mudah-mudahan bermanfaat. Selamat belajar.